Antibiotik Untuk Tipes Sudah Teruji Klinis

      No Comments on Antibiotik Untuk Tipes Sudah Teruji Klinis

Harus anda ketahui bahwa demam tipes merupakan penyakit menular yang penyebabnya akibat dari serangan bakteri Salmonella typhi yang menyebabkan penginfeksian pada saluran pencernaan tepatnya di usus halus yang menimbulkan peradangan atau luka usus, pada keadaan parah dapat menembus dinding usus masuk ke limpa danbisa juga sampai masuk ke dalam pembuluh darah dalam waktu yang singkat antara 24-72 jam.

Antibiotik Untuk Tipes Sudah Teruji Klinis

Untuk diagnosa penyakit tipes sebaiknya anda segera periksakan ke dokter, biasanya langkah diagnosa berupa pemeriksaan penurunan sel darah putih, pendarahan pada usus, pengecekan penurunan trombosit, dan mengidentifikasi bakteri salmonella typhosa pada kotoran, darah dan urin.

Untuk proses penyembuhan dan mengurangi resiko kematian akibat penyaki tipes atau demam tifoid, biasanya ada beberapa macam sebagai pilihan untuk mengatasi tipes.

Amoxicillin

Amoxicillin adalah obat baik ditoleransi yang dapat diberikan secara oral atau disuntikkan ke dalam otot atau vena. Dr. Bhutta melaporkan bahwa penggunaannya dalam demam tifoid memiliki angka kekambuhan berkisar 4-8 persen.
Trimethoprim-Sulfamethoxazole

Trimethoprim-sulfametoksazol, atau TMP-SMX, dapat dikonsumsi dengan dimakan atau disuntikkan ke dalam pembuluh darah. WHO melaporkan bahwa pengobatan 6-minggu dengan TMP-SMX dapat secara efektif mengatasi hingga 60 persen carrier tipes yang kronis.

Kloramfenikol

Kloramfenikol adalah salah satu obat tipes yang direkomendasikan, bersama dengan amoxicillin dan trimethoprim-sulfametoksazol. Akan tetapi kloramfenikol telah kehilangan preferensi sebagai obat pilihan untuk demam tifoid (tipes) karena meningkatnya tingkat resistensi penyakit terhadap obat ini.

World Health Organization, atau WHO, melaporkan adanya hubungan antara kloramfenikol dengan tingginya tingkat kambuh penyakit tiper antara 5% hingga 8%, serta ditemukan bahwa orang yang terkena tipes dan diatasi dengan kloramfenikol ternyata tetap membawa bakteri tipes (bakteri tidak mati) di dalam tubuhnya.

Akan tetapi dalam sebuah artikel dari edisi Juli 2006 dari British Medical Journal, Dr Zulfiqar Bhutta menulis bahwa kloramfenikol masih memberihak hasil yang memuaskan sebagai obat untuk demam tifoid. Dr. Bhutta merekomendasikan pembatasan penggunaan obat lain seperti fluoroquinolones dalam kasus ini untuk mencegah perkembangan resistensi terhadap obat tersebut.

Fluoroquinolones

Fluoroquinolones meliputi siprofloksasin, Levofloksasin, dan norfloxacin. Obat ini dianggap obat pilihan untuk pengobatan penyakit tipus demam anak dan dewasa menurut WHO. Akan tetapi laporan resistensi bakteri terhadap fluoroquinolones terus meningkat, terutama di India dan bagian lain dari Asia. Dengan demikian, obat ini tidak boleh digunakan dalam area resistansi tinggi sampai tes laboratorium menunjukkan bahwa bakteri yang sedang diidap pasien lemah terhadap obat.

Penggunaan siprofloksasin pada carrier kronis dapat mengakibatkan pembersihkan bakteri hingga 80 persen dari kasus, seperti yang dilaporkan oleh WHO.
Ceftriaxone

Ceftriaxone adalah antibiotik suntik yang menjadi obat pilihan bersama-sama sefalosporin generasi ketiga (3rd gen) dalam kasus di mana kemungkinan hambatan fluoroquinolone tinggi, demikian dijelaskan oleh CDC. Efek samping yang serius seperti reaksi alergi dan penyakit kuning, berubahnya warna kulit menjadi kuning, dapat terjadi dengan penggunaan obat ini.

Azithromycin

Azithromycin juga digunakan untuk mengobati demam tifoid pada orang dewasa dan anak-anak, menurut WHO. Ceftriaxone dan sefalosporin generasi ketiga (3rd gen) dapat secara efektif mengatasi kasus di mana bakteri resisten terhadap obat-obatan seperti fluoroquinolones.

Itulah beberapa macam antibiotik yang biasanya di gunakan untuk penyembuhan tipes, namun sebaiknya anda jangan mengkonsumsinya tanpa resep dokter. Ditakutkan dosis yang tidak tepat dan malah membuat komplikasi yang lebih serius.

√ Rekomendasi lainnya : Obat Tradisional Tipes Yang Ampuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *