OBAT TRADISIONAL EPILEPSI 100% MANJUR TANPA EFEK SAMPING

obat tradisional epilepsi

Bagi anda yang tengah memiliki masalah dengan epilepsi, ada baiknya anda mengolah sendiri obat untuk epilepsi. Sebelum membahas obat tradisional epilepsi, alangkah baiknya anda mengetahui penjelasan penyakit tersebut.

Epilepsi atau juga bisa di sebut ayan merupakan penyakit kronis yang memiliki ciri khas kejang kambuh yang sering muncul tanpa sebab. Kejang epilepsi terjadi karena gangguan sistem saraf pusat yang terkadang hilang sadar.

Di dalam otak manusia terdapat sel sel saraf yang menjadi bagian dari sistem saraf. Setiap sel saraf berkomunikasi dengan menggunakan impuls listrik. Kejang terjadi ketika impuls listrik berlebihan sehingga menyebabkan perilaku dan gerakan tubuh tidak terkendali.

Kejang merupakan gejala utama penyakit epilepsi, namun belum tentu juga orang yang mengalami kejang menderita penyakit epilepsi. Dalam dunia medis, orang yang menderita epilepsi mengalami kejang sebanyak lebih dari satu kali. Tingkat keparahan kejang pada penderita epilepsipun berbeda beda, ada yang berlangsung beberapa detik dan ada juga yang beberapa menit. Berikut ini gejala awal epilepsi secara umum :

  1. Mata kosong menatap satu titik terlalu lama
  2. Gejala psikis
  3. kekakuan otot
  4. Kebingungan sementara
  5. Gerakan menyentak tak terkendali pada tangan dan kaki
  6. Kejang di ikuti oleh tubuh yang menegang dan hilang kesadaran tiba tiba
  7. Gemetar pada sebagian anggota tubuh

Ada kemungkinan gejala kejang tidak hanya yang di atas saja. apabila anda memiliki kekhawatiran akan gejala epilepsi segera lah konsultasikan dengan dokter. Terlebih, gejala kejang karena epilepsi bervariasi pada setiap orang. Beberapa orang mungkin mengalami gerakan yang berulang dengan cepat, mendadak dan berulang tanpa bisa di kendalikan.

Menurut WHO, kurang lebih dari 50 juta orang di dunia menderita epilepsi. angka tersebut akan bertambah sekitar 2,4 juta setiap tahunnya. Angka pertambahan kasus epilepsi lebih tinggi di negara berkembang. Di negara maju terhitung kasus epilepsi bertambah sekitar 30 – 50 kasus setiap 100 ribu penduduk. Sedangan di negara dengan pendapatan yang rendah dan menengah bisa bertambah hingga dua kali lipat.

Di indonesia terdapat data kasus epilepsi paling sedikit 700 ribu – 14 juta. angka tersebut bertambah sekitar 70 ribu setiap tahunnya. Terdapat juga kurang lebih 40% – 50% kasus epilepsi yang terjadi pada anak anak.

Penyebab Epilepsi

Epilepsi bisa menyerang seseorang pada usia berapa saja. Meski pada umumnya sering terjadi pada anak-anak. Berdasarkan penyebabnya epilepsi di bagi menjadi dua yaitu :

  1. Idiopatik
  2. Simptomatik

Epilepsi idiopatik adalah jenis epilepsi primer, Jenis tersebut belum di ketahui penyebabnya. Sejumlah ahli mengatakan bahwa epilepsi jenis ini di sebabkan faktor genetik atau keturunan. Sedangkan epilepsi simptomatik merupakan jenis yang penyebabnya sudah di ketahui. Terdapat sejumlah faktor seperti luka berat di kepala, tumor otak, dan stroke yang di duga mampu menyebabkan epilepsi sekunder. Anda di sarankan untuk mengetahui penyebab epilepsi kambuh yang bisa membahayakan kondisi nyawa anda, Jika anda sudah mengetahuinya, anda bisa melakukan pencegahan segera sehingga epilepsi anda tidak akan kambuh dan tidak akan membahayakan kondisi kesehatan anda.

Ada beberapa tanaman obat tradisional epilepsi untuk membantu penyembuhan penderitanya. Efek yang di timbulkannya bisa mengurangi kejang, sebagai obat penenang dari zat sedaktif. Berikut tanaman obat mujarab antara lain sebagai berikut :

  • Lidah Buaya

Untuk anda yang menderita epilepsi, anda bisa mengobatinya dengan lidah buaya. Seiring perkembangan zaman lidah buaya sudah di percaya sebagai obat tradisional yang bisa menangani sejumlah kondisi, salah satunya mengatasi epilepsi. Cara membuat ramuan lidah buaya untuk mengatasi epilepsi yaitu :

  1. Siapkan 60 gram lidah buaya dan air 600 cc
  2. Kupas lidah buaya dan cuci dagingnya hingga bersih
  3. Rebus dengan air sampai mendidih
  4. Tunggu air rebusan sampai tersisa setengahnya
  5. Konsumsi rebusan lidah buaya selagi hangat
  6. Minumlah sebanyak 2 kali sehati setiap pagi dan sore hari secara rutin.
  • Daun Pegagan

Daun pegagan memiliki senyawa sedaktif yang bersifat menenangkan. Daun pegagan juga bermanfaat untuk analgesik, merelaksasi pembuluh darah yang tegang, mengatur sel saraf yang bisa mencegah terjadinya kejang epilepsi.

  • Bawang Putih

Bawang putih merupakan salah satu tanaman obat yang sudah di gunakan sejak zaman mesir kuno. Kandungan allicin di dalamnya sudah sering di gunakan sebagai obat. Allicin merupakan suatu komponen biologis aktif yang paling utama di dalam bawang putih. Rempah ini baik di gunakan untuk mengatasi penyakit epilepsi. Cara membuat ramuan tradisional bawang putih yaitu :

  1. Ambil 1 siung bawang putih lalu memarkan
  2. Campurkan dengan susu dan air secukupnya
  3. Rebus sampai mendidih
  4. Biarkan airnya sampai dingin
  5. Minumlah 1 kali sehari secara rutin agar bisa meredakan kejang epilepsi.
  • Tapak Dara

Di dalam tapak dara terkandung gizi super yang ampuh melawan epilepsi secara total. Tapak dara juga sudah di jadikan sebagai obat herbal untuk mengobati epilepsi dengan tradisional tanpa bantuan medis.

  1. Ambil 10 gram tapak dara
  2. Masukan ke dalam air 110 ml dan dijadikan infusa
  3. saring air dan minum sehari sekali secara rutin sebanyak 100 ml
  • Bayam

Bayam mengandung rendah kalori sehingga sangat bagus di konsumsi untuk penderita epilepsi. Mengkonsumsi bayam secara rutin mampu menghindari resiko terkena dampak buruk penyakit epilepsi yang dapat merugikan atau bahkan membahayakan kesehatan.

  • Bunga Tanjung

Menurut sebuah penelitian mengatakan bahwa bunga tanjung memiliki kandungan zat yang mampu membantu melawan penyakit epilepsi pada anak-anak. Penggunaan bunga tanjung secara rutin sangat di anjurkan untuk di lakukan karena sudah terbukti sangat efektif melawan epilepsi.

  • Kapulaga

Kapula berfungsi untuk meningkatkan kesehatan penderita epilepsi. Jika anda menggunakan kapulaga secara rutin maka anda memiliki peluang yang sangat besar untuk sembuh secara alami dari penyakit epilepsi.

  • Pisang

Pisang adalah makanan sehat untuk penderita epilepsi karena bisa menghindarkan resiko tinggi terkena dampak buruk penyakit tersebut. Pisang mengandung serat tinggi yang bisa meningkatkan kesehatan penderita epilepsi. Penderita epilepsi sangat di anjurkan untuk mengkonsumsi pisang jika ingin terhindar dari resiko yang membahayakan penyakit tersebut.

  • Daun Sirsak

Apa manfaat daun sirsak untuk kesehatan? Jika anda penasaran dengan jawabanya anda bisa mengetahui manfaat daun sirsak tersebut dengan sendirinya.

Menurut para ahli, daun sirsak banyak di pilih sebagai bahan dasar pembuatan obat herbal untuk mengobati segala macam penyakit termasuk mengobati epilepsi.

  • Daun Inggu

Daun inggu merupakan obat alami yang bisa mencegah timbulnya kejang pada penderita epilepsi. Tidak hanya mencegah pada orang dewasa saja ternyata daun inggu juga bisa mencegahnya pada anak-anak. Cara membuat ramuan tradisional daun inggu untuk obat epilepsi yaitu :

Bahan – Bahan

  1. Daun inggu 1 1/2 kg
  2. Bunga Tahi Ayam 1 1/2 kg
  3. Gambir 1/2 ons
  4. Air Kelapa 3 liter
  5. Air panas 1/2 Liter

Cara Pembuatannya

  1. Daun inggu dan bunga tahi ayam di tumbuk satu persatu
  2. Bahan – bahan yang sudah di tumbuk di rendam dalam air kelapa
  3. Rendaman bahan di peras dan di ambil ekstraknya
  4. Saring ekstrak tersebut dan hasil saringan di tambah dengan gambir yang sudah di encerkan dengan air panas
  5. Campurkan gambir dengan ekstrak daun inggu lalu saring terlebih dahulu
  6. Tuangkan ke dalam gelas
  • Kembang Coklat

Kembang coklat di jadikan sebagai larutan yang di gunakan untuk menurunkan kejang pada anak-anak yang menderita epilepsi. Larutan tersebut di buat dengan mengambil 10 gram kembang coklat serta gula batu secukupnya. Kemudian rebuslah kedua bahan tersebut dan minumkan pada anak-anak yang menderita gejala epilepsi sehingga dengan seperti itu kejang epilepsi otomatis dapat mereda sendirinya.

  • Tahi Kotok

Tahi kotok merupakan tanaman obat untuk mengobati epilepsi pada anak anak yang sedang kejang. Caranya yaitu dengan menyiapkan 5 sampai 15 gram bunga tahi kotok yang sudah di keringkan. Rebuslah menggunakan bunga tersebut ke dalam 2 gelas air selama kurang lebih 15 menit. Lalu saring dan air hasil saringannya minumkan pada anak-anak yang terserang kejang.

  • Cabe Jawa

Cabe jawa sangat bermanfaat untuk mengatasi gangguan pencernaan dan kejang otot yang di alami oleh penderita epilepsi. Cabe jawa dapat di olah menjadi sebuah ramuan tradisional untuk di minum penderita epilepsi setiap hari. Cara membuat ramuan tradisional untuk epilepsi yaitu anda perlu menyiapkan 6 gram cabe jawa mentah yang sudah kering lalu tumbuk. Hasil tumbukan tersebut bisa anda tambahkan dengan madu sehingga ramuan cabe jawa dan madu bisa anda minum.

  • Daun Leng-Lengan

Daun leng-lengan khusus di gunakan untuk mengatasi kejang pada anak-anak sekaligus sebagai penenang. Untuk mengatasi kejang dengan daun ini sebaiknya anda seduh 1 sendok teh daun yang sudah menjadi serbuk ke dalam segelas air hangat. Ramuan ini bisa di minum dengan dosis 1 sendok teh sebanyak 3 kali sehari. Jika ingin menggunakannya sebagai obat penenang buatlah infusa dari segenggam daun leng-lengan menggunakan air sebanyak 110 ml. Minumlah sekali dalam sehari.

  • Akar Teratai

Akar teratai sudah di percaya mampu menghentikan pendarahan atau memecahkan darah yang beku. Tanaman obat ini juga bisa jadikan sebagai obat herbal untuk penenang. cara mengolah menjadi ramuan tradisional untuk epilepsi yaitu :

  1. Ambilah 10 gram teratai
  2. masukan teratai tersebut ke dalam panci dan tambahkan air sebanyak 110 ml
  3. Tunggu sampai air mendidih
  4. Saringlah air rebusan tersebut lalu tuangkan ke dalam gelas
  5. Minum satu gelas sehari dengan takaran 100 ml
  6. Minum secara rutin supaya epilepsi segera di tangani dan tidak mudah kambuh.

Lakukan cara mengobati epilepsi secara alami dengan benar. Anda harus mengetahui cara pengolahannya dengan tepat supaya obat herbal tersebut berfungsi secara optimal dalam menyembuhkan epilepsi dan mencegah kambuhnya gejala penyakit tersebut. Jika epilepsi semakin parah lebih baik anda segera pergi ke dokter agar mendapat penanganan yang cepat untuk mengatasi penyakit tersebut sebelum penyakit epilepsi semakin parah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *